Trik Kupon Zakat Anti Duplikasi

Buat rekan rekan yang mungkin menjadi panitia pembagian zakat ataupun qurban, mungkin sering mendapatkan kasus kupon di duplikat dengan tujuan tertentu.

Tentu saja akan sangat merepotkan panitia jika terjadi duplikasi kupon, panitia akan menghadapi resiko kesemerawutan, belum lagi stok zakat atau kurban pastinya akan kekurangan.

Sekitar tahun 2017 kebetulan saya diminta pendapatnya sekaligus produksinya, bagaimana solusi sederhana dan murah agar duplikasi tidak terjadi.

Ada dua alternatif solusi murah yang saya pikirkan saat itu.

Pertama dengan menggunakan proteksi kupon dengan stempel emboss. Stempel ini terbuat dari logam dan penggunaannya dilakukan dengan cara ditekan gagang stempelnya sehingga gambar cap stempel pada logam akan menekan kertas sesuai dengan bentuk stempel.

Harga pasaran stempel ini berkisar 250 ribu s.d 1 juta Rupiah.

Dikarenakan bahannya dari logam, stempel ini dapat di gunakan secara berulang ulang dan tahan bertahun tahun, sehingga harganya akan sangat murah per lembar kuponnya.

Alternatif yang kedua adalah menggunakan sticker hologram yang di tempelkan pada kupon. Harga sticker ini yang termurah kisaran 10 ribu rupiah saja berisi 140 pcs sticker.

Bagi orang yang berniat tidak baik dengan cara menduplikat kupon, hampir bisa dipastikan akan berpikir ulang untuk mencoba melakukan aksinya tersebut.

Dibutuhkan effort yang lebih agar bisa menjebol proteksi kupon sederhana ini.

Sebenarnya masih ada satu proteksi yang cukup ampuh dengan mengkombinasikan cara tersebut diatas, kemudian masing masing kupon langsung di cetak nomor urut dan di validasi dengan form yang sudah di siapkan nomor urutnya.

Khusus untuk kupon kurban biasanya saya mengkombinasikan dengan mencetak langsung dalam design, dikarenakan berdasarkan pengalaman orang akan berusaha menduplikasi kupon idul adha demi mendapatkan daging lebih.


1 Response to "Trik Kupon Zakat Anti Duplikasi"

  1. Three are usually cheap Ralph Lauren available for sale each and every time you wish to buy. sadaqah

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel